24 June 2016

Malam

~~~ M. Syafi'ie

Malam selalu seperti tempat kembali. Merasakan hening, sunyi, bahkan sepi setelah beraktivitas. Apa yang telah lewat, terurai dan terbaca lebih tenang.


KONFLIK

~~~ M. Syafi'ie

Konflik kekerasan. Jangan pernah membacanya secara sederhana. Ada sebab-akibat. Ada kelompok berkepentingan bermain : ekonomi, kekuasaan dan militerisasi. Ada perencana yang bermain di belakang layar. Ada lapisan aktor yang menghamba uang dan kuasa, serta ada orang-orang lemah yang dikorbankan : diadu dan dipertengkarkan.

08 April 2016

Media dan Kontrorversinya

~~ M. Syafi'ie

Media dan kontroversinya. Jika kau ingin tahu informasi, bacalah media atau berita. Pesan itu selalu saya rujuk, dan saya biasa membaca media/berita setiap hari : kompas, jawa pos, ripublika dan tempo. Bahkan setiap saat lewat ragam media yang saya ikuti di media sosial. Dan saat membaca itulah saya kerap kebingungan memilih atau memastikan mana berita yang benar, dan mana yang salah. Image result for media

Penyaksian

~~ M. Syafi'ie

Penyaksian. Kamus Besar Bahasa Indonesia menyebutnya sebagai proses, cara dan perbuatan menyaksikan. Dan, kesaksian menjadi sebentuk pernyataan yang ditegaskan seorang saksi. Ketika orang bersaksi, maka ia seperti mengekpresikan apa pun yang ia lihat; ia rasa; ia pikir dan ia alami lewat panca inderanya. Kesaksian seperti titik pijak ekspresi dan pandangan dunia [world view] seseorang.

Berfikir Bebas

~~ M. Syafi'ie

Berfikir bebas. Kata dan aktivitas ini seperti area terlarang. Banyak orang menggugatnya. Berfikir boleh saja, tapi bebas seperti menjadi hantu yang menakuti liarnya berfikir. Padahal, berfikir sangat menentukan keberadaan manusia : kebenaran hidup yang ia akan pilih. Luasnya berfikir akan membangun kebijaksanaan. Rene Descartes bilang, Cogito Ergo Sum [aku berfikir, maka aku ada], dan ada hadist menyebutkan, tafakkaru saatan khairun min ibadati sanatan [berfikir sesaat lebih baik daripada ibadah setahun]

Rasa Butuh

~~ M. Syafi'ie

Butuh. Setiap orang pasti punya rasa butuh : butuh uang, kekuasaan, butuh dihormati, butuh menang, butuh ini, butuh itu dan seterusnya. Sebab rasa butuh, manusia menempuh ragam cara untuk mendapatkannya. Cara-cara yang menghinakan diri sendiri dan bertentangan dengan akal kerap dilakukan.

Tolak Revisi UU KPK

~~ M. Syafi'ie

Tolak revisi UU KPK. Itulah tuntutan Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi Yogyakarta, di kantor PP. Muhammadiyah (14/2/2016). Hadir para agamawan, budayawan, akademisi, LSM, praktisi, jurnalis, organisasi difabel, advokat dan mahasiswa.

20 January 2016

Syukur dan Kebahagiaan

~~ M. Syafi'ie

Syukur alhamdulilah atas apa pun yang terjadi hari ini, saat ini. Sikap terima kasih selalu saya tanamkan untuk diri sendiri terhadap banyak hal. Segala sesuatu yang saya alami, saya nikmati, saya pelajari dan semoga akan lebih baik untuk modal menjalani hidup di dunia dan akhirat kelak.

Kesadaran Diri

Kesadaran diri ialah modal yang amat berharga bagi umat manusia. Kesadaran akan memandu semua aktualisasi, dan ke mana tujuan semua aktivitas mesti diarahkan. Semua persoalan sosial berawal dari kesadaran diri. Almarhum K.H Muhammad Zuhri mengatakan, tragedi kehidupan bermula dari tragedi kesadaran diri manusia. Pertama, ketika diri manusia mencoba memahami dirinya sendiri. Kedua, ketika manusia mulai mengenal semesta.